Pelangsing Terbaik

Bagaimana Teknik Melangsingkan Tubuh Sambil  Menyusui Tetapi Tidak Mengurangi Pasokan Air Susu Ibu?

Seorang bayi bergantung pada ibunya mendapatkan makanannya melalui menyusui. Produksi air susu ibu melibatkan penggunaan kalori. Jadi, bisakah bunda melangsingkan tubuh sambil menyusui? Baca artikel  ini untuk  memahami kesuksesan bunda melangsingkan tubuh sambil menyusui si buah hati dan apa yang perlu bunda lakukan untuk mencapainya.

Apakah menyusui bisa membantu bunda tampil langsing? Menyusui mungkin atau bahkan tidak membantu melangsingkan tubuh setelah melahirkan. Ada peningkatan level energi  tubuh saat menyusui  dan hal ini bisa menyebabkan tubuh menjadi langsing. Banyak penelitian telah membuktikan bahwa menyusui bayi minimal enam bulan dapat meningkatkan proses melangsingkan tubuh setelah melahirkan.

Tetapi hal ini tidak bersifat umum bagi semua wanita yang menyusui bayinya. Ada yang turun berat badannya saat menyusui tetapi malah sebaliknya alami kenaikan berat badan saat menyusui.  Peneliti bidang kesehatan justru menyimpulkan bahwa tidak ada bukti  menyusui bayi akan menyebabkan tubuh lebih langsing daripada metode lain. Efek menyusui terhadap pelangsingan masih dalam proses penelitian.

Tetapi perlu dipahami bahwa menyusui bayi akan memberikan efek positif baik bagi ibu sendiri maupun bayinya terlepas dari sejuta manfaat menyusui yang bisa melangsingkan tubuh walaupun hal ini masih menjadi kontroversi.

Ada yang bertanya, bagaimana dengan breast pump atau pompa bayi, apakah bisa membakar kalori lebih banyak? Breast pump bisa saja membakar kalori lebih banyak bahkan bisa saja tidak. Belum ada penelitian yang cukup mengenai hal ini. Artinya, menyusui secara langsung memberikan manfaat yang lebih dibandingan dengan menggunakan breast pump.

Lalu yang menjadi pertanyaan adalah apakah aman melangsingkan tubuh saat menyusui. Menurut Academy of Nutrition and Dietetics bahwa penurunan berat badan sebesar 1 pon selama seminggu merupakan hal yang aman bagi ibu menyusui. Selama penurunannya dibawah 1 pon per minggu, bunda tidak usah khawatir.

Yang menjadi pertanyaan berikutnya adalah, kapan waktu yang tepat untuk melangsingkn tubuh setelah melahirkan? Menurut para ahli kesehatan, waktu yang aman untuk ini adalah 8 minggu setelah melahirkan. Itupun dengan catatan proses kelahiran normal. Tetapi bunda sebelumnya harus berkonsultasi dulu dengan dokter karena pelangsingan berhubungan dengan penurunan intake kalori dan ditambah aktifitas seperti olahraga. Perlu dicatat bahwa, penurunan berat badan yang terlalu cepat dapat mengganggu produksi air susu ibu dan waktu pemulihan setelah melahirkan bisa berlangsung lebih lama.

Yang menjadi pertanyaan berikutnya adalah berapa lama waktu akan terjadinya penurunan berat badan saat menyusui si buah hati? Tidak ada waktu yang pasti karena hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain metabolism tubuh, aktifitas tubuh, jenis makanan yang dikomsumsi dan lain-lain. Menurut kementerian kesehatan Amerika Serikat, ibu menyusui akan alami penurunan berat badan ½ dari kehamilannya setelah 6 bulan melahirkan bayi dan menjadi normal kembali setelah 12 bulan melahirka bayi. Tetapi hal ini tidaklah pasti. Ada beberapa ibu menyusui malah bertambah berat badannya setelah 6 bulan melahirkan. Jika hal ini terjadi silahkan berkonsultasi dengan saya secara langsung.

Mengapa setelah melahirkan bayi malah bertambah berat badannya? Menurut para ahli jika hal ini terjadi maka para ibu menyusui perlu  mengurangi jumlah asupan makanannya terutama yang berlemak, karbohidrat tinggi atau mengubah jenis makanan yang dikomsumsi .

Nah bagaimana caranya melangsingkan tubuh tetapi tidak mengganggu suplai air susu ibu? Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencapainya. Salah satunya adalah dengan membuat modifikasi pola diet saat menyusui yang dapat membantu pelangsingan tubuh. Berikut adalah beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mencapai tujuan hal ini.

1.Kurangi bahkan hindari makanan yang mengandung kalori kosong seperti minuman yang ditambah dengan gula, makanan gorangan, berlemak, minuman mengandung soda. Artinya kurangi atau hindari makanan yang kandungan gulanya dan lemak yang tinggi atau makanan yang dalam pengolahannya diproses.

2.Camilan sehat bisa menjadi pertimbangan seperti makanan biji-bijian, sayur-sayuran berwarna, buah-buahan yang kesemuanya dikenal manfaatnya bagi kesehatan.

3.Saat makan jangan sambal berdiri atau berjalan. Sebaiknya duduk dan rileks agar pencernaan berlangsung dengan baik. Dan jangan lupa juga, setelah makan usahakan untuk berjalan ringan sebanyak 40 langkah. Jangan pula langsung tidur setelah makan. Penurunan berat badan bisa disebabkan karena setelah makan langsung tidur. Selain menghambat proses penurunan berat badan juga sangat tidak baik bagi kesehatan.

4.Pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan baik. Minum air putih yang cukup akan membuat metabolism tubuh berjalan dengan baik dan tubuh merasa kenyang. Kurangi minuman yang mengandung cafein.

5.Tingkatkan aktifitas tubuh dalam batas yang masih bisa ditolerir tubuh. Berjalan mendorong kereta bayi merupakan aktifitas sederhana tetapi membantu proses pelangsingan tubuh dan menyehatkan badan. Berjalan ke dapur, jalan cepat dan lain-lain merupakan aktifitas yang sangat membantu melangsingkan tubuh.

6.Selalu berpikir positif dengan menghindarkan dari suasana yang bisa membuat stress, cemas dan Lelah. Pikiran negative dapat mempengaruhi jumlah ASI

7.Hindari diet ketat atau diet iseng. Diet ketat atau diet iseng memang menyebabkan penurunan berat badan yang cepat tetapi justru membahayakan bagi ibu menyusui.

Sangat penting bagi ibu menyusui untuk mengkomsumsi makanan yang tepat. Tepat dalam hal ini adalah tepat jumlahnya, tepat gizinya sehingga kebutuhan nutrisi terjamin. Berikut adalah Academy of Nutrition and Diabetes ada beberapa tips yang bisa diterapkan untuk membantu proses pelangsingan tubuh.

1.Pastikan makanan kita beraneka ragam yaitu cukup dari kelima jenis makanan yaitu biji-bijian, sayuran, buah-buahan, susu, dan daging, ikan, dan kacang-kacangan.

1.Untuk kebutuhan protein pilihlah makanan dari jenis ungags, telur, kacang-kacangan, daging tanpa lemak, ikan, unggas, telur, kacang-kacangan.

3.Pastikan cukup buah dan sayuran berwarna. Pastikan bahwa setengah dari makanan Anda saat makan siang dan makan malam terdiri dari buah-buahan dan sayuran. Kurangi asupan jus buah-buahan karena buah-buahan yang sudah dibuat dalam bentuk jus, kadar karbohidratnya meningkat dengan drastis.

4. Tambahkan sedikit susu rendah lemak bahkan bebas lemak, keju, dan yogurt ke dalam pola makanan bunda. Ini adalah jenis lemak yang baik untuk kesehatan tubuh.

5.Biasakan diri mengubah makanan berkarbohidrat tinggi seperti nasi menjadi makanan biji-bijian seperti gandum, nasi merah atau biji-bijian yang diolah.

6.Ganti minyak jenuh yang tidak sehat dengan minyak sehat saat menggoreng seperti minyak zaitun, minyak kanola. Minyak tersebut kaya akan kandungan omega-3 yang sangat berguna bagi kesehatan. Omega-3 sangat bermanfaat dalam meningkatkan metabolisme tubuh dan membuat tubuh tidak mudah lemas. Omega-3 dikenal juga sebagai pengencer atau memperlancar aliran darah. Cukup kandungan omega-3 akan menjamin kesehatan pembuluh darah dan sistem kardiovaskuler (jantung).

7.Kurangi asupan minuman yang mengandung soda, kafein, yang ditambahi pemanis karena minuman tersebut tinggi karbohidrat. Perbanyak minum air putih 8 sampai 9 gelas sehari. Air putih berfungsi untuk menetralisis atau mendetoks racun serta mengurangi rasa lapar.

Ingatlah bahwa proses pelangsingan tubuh  harus dilakukan secara bertahap. Menyusui merupakan proses yang kompleks. Jangan hanya karena ingin cepat tampil langsing, bunda justru membuat kesalahan besar yaitu produksi air susu ibu malah berkurang. Kalau hal ini terjadi, kesehatan si buah hati akan terganggu.

Sangat penting untuk menerapkan pola makan yang sehat dan seimbang. Para ahli nutrisi sangat menekankan pentingnya hal ini. Hal ini akan menjamin kesehatan ibu menyusui dan si buah hati. Salah satu cara untuk menerapkan hal ini adalah dengan menjamin kecukupan komsumsi protein sebagai zat pembangun tubuh.

Protein merupakan makronutrien yang sangat diperlukan oleh tubuh. Munculnya masalah kesehatan termasuk kegemukan setelah melahirkan disebabkan karena kurangnya asupan protein dalam pola makanan sehari-hari. Apalagi bagi bunda yang memiliki kesibukan mengurus si buah hati. Kadang terlupakan untuk mengkomsumsi makanan yang sehat dan seimbang. Hampir setiap hari karena sibuk, sudah tidak lagi memperhatikan asupan makanan yang sehat.

Sering ibu menyusui mengalami rasa lelah yang berlebihan, mudah lapar padahal sudah merasa mengkomsumsi makanan yang cukup. Kalau hal ini terjadi, ada yang salah saat makan.

Jika hal ini terjadi, bunda jangan khawatir. Saya akan berikan tipsnya. Salah satu hal yang menyebabkan bunda mudah lapar padahal saat makan sudah merasa kenyang, itu berarti makanan yang bunda komsumsi kurang kandungan proteinnya. Salah satu cara untuk mencukupi kebutuhan protein dengan mudah ialah dengan mengkomsumsi serbuk protein. Ini merupakan cara simple untuk memenuhi kebutuhan protein harian.

Protein merupakan zat yang digunakan sebagai pembangun sel dan jaringan tubuh. Tubuh memanfaatkan protein untuk menghasilkan air susu ibu yang merupakan nutrisi bagi si buah hati. Protein sangat dibutuhkan juga oleh si buah hati karena berperan besar dalam proses tumbuh kembang. Dapat disimpulkan bahwa ibu menyusui membutuhkan protein ekstra dibandingkan saat tidak sedang menyusui.

Kebutuhan protein pada ibu menyusui ialah 25 gr ekstra setiap harinya. Jika diibaratkan orang dewasa yang umumnya membutuhkan 50 gr protein setiap harinya maka ibu menyusui membutuhka tambahan 25 gr menjadi 75 gr sehari. Cukup banyak bukan??

Lalu yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana memenuhi kebutuhan protein yang cukup besar itu sementara bunda sibuk merawat si buah hati dan kebutuhan protein yang cukup besar itu juga tidak menyebabkan peningkatan asupan karbohidrat dan lemak yang berlebihan? Salah satu solusinya adalah dengan mengkomsumsi protein dalam bentuk serbuk. Banyak protein dalam bentuk serbuk beredar di pasaran. Salah satunya adalah high protein yang diproduksi oleh Nutrilite, sebuah perusahaan kesehatan yang kualitasnya sudah diakui dunia internasional.

Lima manfaat serbuk protein shake bagi  ibu menyusui antara lain :

1.Mudah dibuat atau tidak repot. Serbuk protein sangat mudah dibuat sehingga sangat cocok buat bunda yang super sibuk. Bunda cukur menambahkan sekian sendok takaran serbuk protein ke dalam botol shaker lalu dicampur dengan air dingin atau air hangat. Jadilah minuman protein yang menyehatkan tubuh. Sangat bagus pula jika dicampurkan dengan buah-buahan atau sayuran yang akan membuatnya minuman super sehat dan lezat.

2.Memberikan tambahan protein dengan mudah dan bernilai gizi yang tinggi. Setiap 2 sendok takar high protein Nutrilite akan memberikan 24,4 gr protein. Kalau bunda mengkomsumsinya 2x dalam sehari berarti bunda telah memenuhi kebutuhan protein 2/3 nya. Ditambah dengan makanan lain yang berprotein tinggi seperti ikan laut, telur, daging dan lain-lain maka kebutahan protein bunda dalam sehari bisa dipenuhi.

3.Ibu menyusui mudah lapar dan Lelah. Yah itu bisa dimengerti karena aktifitas menyusui membutuhkan banyak energi. Disinilah manfaat protein untuk mengurangi rasa lapar dan Lelah. Tahukah pembaca bahwa orang yang kekurangan protein cenderung menjadi gemuk? Yah karena hal ini disebabkan karena protein dapat menekan reseptor rasa lapar. Ketika asupan makanan kita kurang protein, kita cenderung makan makanan yang mengandung karbohidrat dan lemak secara berlebihan. Selain itu juga, protein sangat dibutuhkan untuk menghasilkan energi atau istilah medisnya ATP.

4.Seperti yang telah diuraikan diatas, protein dalam metabolismenya akan menghasilkan energi. Energi yang dihasilkan digunakan untuk menghasilkan air susu ibu dan dalam waktu yang bersamaan untuk aktifitas sehari-hari. Artinya bunda membutuhkan energi ekstra agar tetap bugar dan fit sepanjang hari. Saat bunda mengalami perasaan lemah, letih, lesu, loyo maka bunda sangat dianjurkan untuk mengkomsumsi protein. Apalagi jika ditambah dengan sayur-sayuran dan buah-buahan maka hasilnya akan semakin bagus.

5.Membuat suasanan hati menjadi lebih baik. Mengapa protein bisa mempengaruhi suasana hati ( mood ) dan bahkan kesehatan mental seseorang? Kita ketahui bahwa, kekurangan protein dapat menyebabkan masalah kesehatan apalagi jika hal ini terjadi pada bunda. Bagaimana hal ini bisa terjadi? berikut penjelasannya. Otak dala prosesnya, membutuhkan zat pembawa pesan atau disebut juga dalam istilah medis neurotransmitter. Rangsangan dari luar baik itu yang menyenangkan ataupun tidak akan diolah di otak. Jika neurotransmitter kadarnya berkurang ( neurotransmitter dibentuk dari protein ) maka kemampuan otak untuk mengolah rangsangan itu akan berkurang. Hal ini akan menyebakan berkurangnya respon terhadap suasana hati. Hal inilah yang menyebabkan mengapa orang yang kekurangan protein, suasana hatinya atau mood akan jelek.

Kali ini saya mau menjelaskan mengapa serbuk protein high protein Nutrilite unik dan special…

1.Diproduksi oleh Nutrilite yang merupakan satu-satunya perusahaan produsen suplemen kesehatan di dunia yang memiliki ladang pertanian yang memiliki sertifikat organik, mengolahnya sendiri dan 100% diproses secara organik tanpa melibatkan penggunaan bahan kimia.

2.Telah mendapatkan pengakuan dari Euromonitor tahun 2018 sebagai perusahaan penghasil suplemen vitamin dan kesehatan terbaik di dunia.

3.Serbuk protein Nutrilite juga mengandung berbagai macam nutrisi kesehatan yang menunjang proses pelangsingan dan kesehatan tubuh. Tidak mengandung karbohidrat dan kandungan lemaknya pun sangat rendah. Selain itu pula mengandung asam amino esensial yang sangat diperlukan oleh tubuh. Kandungan asam amino tersebut antara lain glisin, histidine, arginin, treonin, alanin, prolin, sistin, tirosin, isoleusin, leusin. Sangat luar biasa bukan?

Selain membutuhkan protein dalam jumlah yang cukup, ibu menyusui juga membutuhkan asupan vitamin+mineral serta omega-3 yang memadai untuk menjamin kesehatannya saat menyusui si buah hati. Di artikel berikutnya, saya akan menjelaskan lebih detail lagi mengenai vitamin+mineral dan omega-3. Gabungan dari vitamin+mineral ( mikronutrien ) , protein ( makronutrien ) dan omega-3 ini kita sebut dengan trio foundation atau 3 fondasi dasar yang sangat dibutuhkan baik bagi orang sehat, orang sakit dan ibu menyusui. Jika diibaratkan dengan sebuah bangunan yang kokoh, protein sebagai makronutrien kita ibaratkan dengan batu bata penyusun bangunan, vitamin+minaral kita ibaratkan sebagai perekat batu batu dan omega-3 kita ibaratkan sebagai sistem listrik dan pompa air.

Bisa kita bayangkan jika ibu menyusui mengalami defisit atau kekurangan salah satu zat diatas. Program pelangsingan tubuh akan terhambat bahkan akan mempengaruhi status kesehatan bunda. Jaga kesehatan selalu yah bunda apalagi saat ini lagi pandemi covid19.

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat